Dokter Eugenius Fernandez: Program JKN Sangat Membantu Masyarakat di Wilayah Perbatasan NKRI – Timor Leste

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, ATAMBUA – Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) adalah akses pelayanan tingkat pertama atau awal yang menjadi gerbang utama bagi peserta Program Jaminan Kesehatan (JKN) dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Salah satu FKTP milik pemerintah di Kabupaten Belu adalah Puskesmas Silawan. Puskesmas ini memiliki lokasi yang sangat dekat perbatasan Republik Timor Leste.

Dokter Eugenius Fernandez merupakan dokter umum di Puskesmas Silawan. Sebagai dokter umum yang kesehariannya turun langsung untuk memberikan pelayanan kesehatan ke peserta JKN, Egi bersedia memberikan pendapatnya tentang Program JKN.

“Saya bertugas di Puskesmas Silawan ini sejak tahun 2020. Sebagai petugas kesehatan yang setiap harinya melayani peserta di sini, saya turut memberikan dukungan untuk program ini dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik untuk setiap peserta Program JKN yang datang,” ungkapnya, Selasa (07/06).

Sebagai tenaga kesehatan, Egi melihat bagaimana Program JKN menjadi andalan warga setempat. Ia tergerak mengajak para nakes memberikan pelayanan yang maksimal dan tidak membedakan satu sama lain.

“Program JKN ini sangat membantu. Apalagi sejak sudah terkoneksi dengan e-KTP Kabupaten Belu, masyarakat disini sering memanfaatkannya. Kalau sebelumnya, kasus bersalin secara normal, pasien harus mengeluarkan uang sebesar enam ratus ribu rupiah. Tapi dengan kartu JKN, mereka tidak perlu mengeluarkan biaya. Untuk kasus disini kebanyakan batuk, pilek, diare, dan penyakit yang menjadi wabah,” bebernya.

Lebih jauh Egi berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjadi peserta Program JKN. Terlebih, di masa pandemi seperti saat ini. Egi juga mendorong seluruh FKTP untuk memaksimalkan layanan sesuai kompetensi serta sarana dan prasarana yang dimiliki.

“Menjadi peserta JKN dapat memberikan banyak manfaat, khususnya jika ada yang butuh pengobatan dan perawatan. Namun tidak serta merta hanya untuk yang sakit saja, yang sehat pun juga sebagai proteksi diri jika sewaktu-waktu jatuh sakit,” katanya. (ir)

Komentar Anda?

Related posts