Penulis: Daniel Timu
PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Polemik dugaan pungutan terhadap peserta Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao memasuki babak baru. Setelah sebelumnya muncul tudingan bahwa pungutan terhadap pemilik stan dikaitkan dengan nama aparat kepolisian dan wartawan, Guntur Bartels selaku koordinator peserta pameran membantah keras tudingan tersebut.
Guntur menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mencatut nama Sat Reskrim Polres Rote Ndao, Sat Intelkam Polres Rote Ndao, Polsek Lobalain maupun insan pers untuk kepentingan pengumpulan uang dari para peserta. Hal tersebut disampaikan Guntur ketika dikonfirmasi media ini pada, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Guntur, tudingan bahwa uang yang dikumpulkan dari peserta akan dibagikan kepada aparat kepolisian dan wartawan tidak benar. Guntur menjelaskan, pengumpulan dana tersebut bermula dari pertemuan antara peserta pameran dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sebelum kegiatan berlangsung.
Pertemuan tersebut disebut berlangsung di Ruang TBU Pemkab Rote Ndao. Dalam pertemuan itu, Ketua Panitia Pelaksana Perayaan HUT RI yang juga Asisten I Pemkab Rote Ndao, Petson Hangge, disebut menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki anggaran untuk membiayai sejumlah kebutuhan operasional pameran. Kebutuhan tersebut antara lain lighting, sound system, pasokan listrik PLN hingga hadiah hiburan.
Guntur menyebut sekitar 22 peserta yang terdaftar menyatakan kesediaannya membantu memenuhi kebutuhan operasional kegiatan. Besaran kontribusi, menurutnya, ditentukan berdasarkan klasifikasi atau jenis usaha masing-masing peserta.
Dengan demikian, Guntur menegaskan dana tersebut menurut versinya bukan pungutan liar yang dilakukan untuk memperkaya diri, melainkan kontribusi peserta berdasarkan hasil kesepakatan dalam rangka mendukung kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
Guntur juga menjelaskan alasan dirinya menjadi pihak yang mengumpulkan dana dari para peserta. Menurutnya, berdasarkan penunjukan Ketua Panitia dan kesepakatan peserta, dirinya dipercaya menjadi koordinator lapangan karena dianggap sebagai salah satu figur senior di antara para pengusaha stan.
Atas dasar itulah, para peserta kemudian menyerahkan kontribusi masing-masing secara langsung kepada Guntur. Ia mengungkapkan total dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp40 jutaan.
Guntur menyatakan seluruh dana yang terkumpul telah diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Panitia, Petson Hangge yang juga adalah Asisten Daerah Rote Ndao, Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan.
Sementara itu, Petson Hangge saat dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp pada, Minggu (9/8/2026) tidak memberikan penjelasan apapun. Petson hanya mengatakan akan berikan informasi dan klarifikasi pada Senin (9/8/2026).







