Dukung Pengembangan UMKM, Bank NTT Siapkan Pembiayaan Inklusif Dan Berkelanjutan

  • Whatsapp
Festival Golo Curu Meriah Produk UMKM Binaan Bank NTT Cabang Ruteng Ambil Bagian (Foto istimewa)

PORTALNTT.COM, KUPANG – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT, terus berupaya mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Plt Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing kepada wartawan mengaku bahwa saat ini Bank NTT fokus mendukung UMKM di NTT.

Menurut Plt Dirut Bank NTT, bentuk dukungan Bank NTT terhadap pengembangan UMKM di NTT yakni dengan pembiayaan inklusif dan berkelanjutan.

“Saat ini, Bank NTT juga fokus pada pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di NTT. Bentuk dukungan Bank NTT terhadap pengembangan UMKM di NTT berupa pembiayaan inklusif dan berkelanjutan,” kata Plt Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing, Senin 12 Mei 2025.

Ditambahkan Plt Dirut Bank NTT, khusus untuk pelaku Usaha Ultra Mikro (KUMU), diberikan kredit dengan kredit yang ringan.

Ditegaskan Plt Dirut Bank NTT, saat ini juga Bank NTT membantu UMKM agar masuk ke pasar digital melalui kemitraan dengan platform e-commerce nasional.

Selain pembiayaan, lanjut Plt Dirut Bank NTT, Bank NTT juga menyediakan layanan pendampingan dan edukasi keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan UMKM.

Harus diakui bahwa peran Bank NTT sangat penting dalam kemajuan perekonomian daerah provinsi NTT. Gerakan terukur Bank NTT membawa ribuan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang pesat di NTT.

Sedikitnya, kata Plt Dirut Bank NTT, debitur UMKM yang bermitra dengan Bank NTT 4.574 usaha, dengan plafond Rp 30,3212,950.000 serta Baki Debet Rp. 19,472,202.499, itu pada Oktober 2023 lalu.

Hal ini menunjukan bahwa Bank NTT memiliki peran penting bagi perkembangan UMKM di NTT guna kemajuan perekonomian rakyat di NTT.

Adapun progam yang dilakukan Bank NTT untuk mendukung transformasi UMKM yaitu Festival Desa Binaan yang merupakan implementasi dari misi Bank NTT yaitu “Pelopor Ekonomi Rakyat” dan “Menggali Sumber Potensi Daerah Untuk Diusahakan Secara Produktif Bagi Kesejahteraan Masyarakat NTT”.

Ada juga Program Peduli UMKM (Pendampingan, Digitalisasi, Peningkatan Kualitas dan Inovasi) yang merupakan suatu program yang memiliki 3 tujuan, yaitu :

1. Bisnis Sirkulasi merupakan bisnis yang berkaitan pada pengolahan produk daur ulang yang berbasis lingkungan (Eco – Friendly).

2. Bisnis Inklusif merupakan bisnis yang memberikan nilai bagi masyarakat.

3. Bisnis adaptif merupakan bisnis yang melakukan inovasi pada produk dan jasa UMKM yang dihasilkan memiliki nilai berbeda.

Produk yang dihasilkan oleh UMKM Binaan Bank NTT dari 23 cabang, yaitu 391 buah produk yang diproduksi oleh 326 UMKM. UMKM menurutnya berjuang untuk bertahan di tengah tantangan ekonomi yang berat, seringkali terbatas dalam akses ke pembiayaan, pengetahuan bisnis, dan dukungan yang diperlukan untuk berkembang. Namun, berkat kemitraan dengan Bank NTT, UMKM telah menjalani perubahan signifikan.

Transformasi yang dialami UMKM seperti transformasi pada pemasarannya. Sebelum para UMKM bergabung dengan Bank NTT, pemasaran hasil produksi dilakukan seperti, melalui rumah ke rumah, menjual di tempat usaha sendiri dan dititipkan ke toko-toko. Namun ada sebuah kemajuan pesat ketika mereka bergabung yakni pemasarannya sudah berbasis online, masuk ke dalam mini market dan luar negeri.***

Komentar Anda?

Related posts