DWP Undana Salurkan Bantuan untuk Perempuan dan Anak Terdampak Gempa Flores

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menyalurkan bantuan logistik tahap pertama bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dan sekitarnya.

Bantuan diprioritaskan bagi kelompok rentan, terutama perempuan dan anak-anak di lokasi pengungsian. Kebutuhan yang disalurkan meliputi popok bayi, pembalut wanita, selimut, biskuit, makanan dan minuman bergizi, selain beras dan paket sembako.

Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Kambey-Bale, mengatakan donasi tahap pertama yang dihimpun dari keluarga besar DWP Undana telah ditutup pada Kamis (20/8/2026). Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

“Pada saat rapat dengan Menteri, saya langsung diminta untuk mengoordinasikan logistik untuk ibu dan anak. Jadi, bantuan kita fokuskan pada kebutuhan khusus tersebut, di samping penyaluran beras dan sembako,” kata Astrid saat ditemui di Kantor DWP Undana, Kupang, Senin (24/8/2026).

Menurut Astrid, penggalangan dana dilakukan sejak gempa mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Bantuan selanjutnya diserahkan melalui posko kebencanaan terpadu Undana untuk didistribusikan ke wilayah pengungsian.

Jenis bantuan ditentukan berdasarkan hasil koordinasi dan pemetaan kebutuhan di lapangan. Menurut Astrid, perempuan dan anak-anak membutuhkan dukungan khusus selama berada di pengungsian, termasuk perlengkapan sanitasi, kebutuhan bayi, selimut, serta asupan nutrisi.

Perhatikan Mahasiswa Terdampak

Selain masyarakat umum, DWP Undana juga memberikan bantuan kepada mahasiswa Undana yang terdampak gempa saat menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Bantuan berupa sembako dan dana tunai tersebut menjadi bentuk perhatian DWP Undana terhadap mahasiswa dan keluarga besar Undana yang terdampak bencana.

Astrid mengatakan, penyaluran bantuan tahap kedua masih dibahas bersama Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng. Mekanisme dan bentuk bantuan akan disesuaikan dengan hasil pendataan mahasiswa dan keluarga mereka yang terdampak.

“Untuk donasi berikutnya masih kita kumpulkan dan dibicarakan bersama Pak Rektor, menyesuaikan pendataan mahasiswa terdampak. Semoga Flores cepat pulih dan bangkit,” ujar Astrid.

DWP Undana memastikan bantuan lanjutan akan disesuaikan dengan kebutuhan yang terdata di lapangan, baik bagi masyarakat terdampak maupun mahasiswa dan keluarga besar Undana.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Komentar Anda?

Related posts