Jeritan Warga Alak Saat Reses Otniel Benyamin Selan: Jalan Rusak Bertahun-tahun Tak Kunjung Diperbaiki

  • Whatsapp
Screenshot

PORTALNTT.COM, KUPANG – Keluhan warga Alak kembali mencuat. Dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Kupang, Otniel Benyamin Selan, masyarakat menyampaikan langsung kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun.

Ruas jalan yang dikeluhkan berada di jalur utama, mulai dari kawasan samping Markas Lantamal hingga menuju Kantor Camat dan Polsek Alak. Lubang besar terlihat di sejumlah titik. Saat hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan air yang membahayakan pengendara.

Warga mengaku sudah terlalu lama bersabar. Setiap hari mereka harus melintas dengan rasa cemas, terutama pengendara roda dua yang rawan terjatuh.

“Kami ini tiap hari lewat sini. Kalau hujan, susah sekali. Lubang tertutup air, tidak kelihatan,” keluh salah satu warga saat reses berlangsung.

Menanggapi hal itu, Otniel Benyamin Selan yang juga anggota Komisi II DPRD Kota Kupang menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh terus diabaikan. Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat, bukan sekadar jalan lingkungan biasa.

“Di situ ada kantor camat, lurah, dan polsek. Ini pusat pelayanan publik. Sangat tidak layak kalau aksesnya rusak seperti ini,” tegasnya.

Ia berjanji akan mendorong pemerintah daerah agar perbaikan jalan bisa masuk dalam prioritas anggaran tahun berjalan. Selain soal jalan rusak, warga juga mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan serta kerusakan ruas pemukiman akibat proyek galian SPAM yang belum diperbaiki.

Tak hanya itu, persoalan air bersih juga kembali disuarakan. Warga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar seperti air bersih benar-benar terpenuhi.

Reses tersebut menjadi ruang bagi masyarakat Alak untuk menyampaikan jeritan mereka secara langsung. Kini, warga menanti langkah nyata pemerintah agar jalan rusak dan berbagai persoalan lainnya tidak lagi menjadi cerita yang terus berulang setiap tahun.

Komentar Anda?

Related posts