OJK Rekomendasikan Komposisi Direksi Bank NTT Kembali Jadi 5 Orang

  • Whatsapp
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Japarmen Manalu.

PORTALNTT.COM, KUPANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi memberikan rekomendasi agar komposisi Direksi Bank NTT dikembalikan ke formasi semula, yakni hanya lima orang.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil kajian mendalam OJK berdasarkan peer group (kelompok bank setara), tingkat kemampulabaan (rentabilitas), dan skala usaha Bank NTT.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Japarmen Manalu, menjelaskan bahwa hasil kajian tersebut bertujuan memastikan tata kelola Bank NTT tetap efisien dan proporsional sesuai kapasitas bisnis yang dimiliki.

“Kami telah melakukan penelaahan menyeluruh terhadap struktur organisasi Bank NTT. Berdasarkan analisis komparatif dengan bank daerah setara serta rasio rentabilitas dan skala usaha, formasi direksi yang ideal untuk Bank NTT adalah lima orang,” kata Japarmen Manalu pada PortalNTT di Kupang, Selasa (11/11/2025).

Ia menegaskan, rekomendasi tersebut bukan bentuk intervensi, melainkan bagian dari upaya penguatan kelembagaan agar Bank NTT semakin sehat, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat regional.

“Tujuannya agar struktur manajemen lebih ramping namun efektif. Dengan lima direksi, pengambilan keputusan bisa lebih cepat, biaya operasional lebih efisien, dan tanggung jawab menjadi lebih jelas,” tambahnya.

Seperti diketahui, struktur Direksi Bank NTT sebelumnya sempat diperluas menjadi tujuh orang berdasarkan hasil RUPS LB dan telah direkomendasikan untuk mengikuti fit and proper test di OJK. Namun, berdasarkan hasil di OJK, ada dua direksi yang tidak lolos Fit atau tidak direkomendasikan OJK yaitu

calon Direktur Dana, Siti Arianty Sulifa Aksa dan Calon Direktur Teknologi Informasi, Sony Pellokila.

Dengan demikian formasi baru yang lolos Fit and Proper Test hanya 5 orang, diantaranya:

Direktur Utama: Charlie Paulus

Direktur Operasional dan SDM: Rahmat Saleh Bobby

Direktur Kredit: Alo Geong

Direktur Kepatuhan: Revi (dari Bank Jatim)

Direktur Treasury dan Keuangan: Heru (dari Bank Artha Graha)

Dengan komposisi ini, Bank NTT diharapkan mampu memperkuat fokus bisnisnya dalam mendukung pembangunan daerah, memperluas layanan digital, dan meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Komentar Anda?

Related posts