Panti Asuhan Guardian Holy Angel Terbakar, Fernando Soares dan Richard Odja Langsung Turun Tangan

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Musibah kebakaran terjadi di Panti Asuhan Guardian Holly Angel yang berlokasi di Kelurahan Naikoten I, Kota Kupang, pada Rabu sore sekitar pukul 15.00 WITA. Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar karena api sempat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan panti asuhan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebanyak 19 anak penghuni panti berhasil diselamatkan dan dievakuasi dalam kondisi aman.

Pasca kejadian, Fernando Soares bersama Richard Odja langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi para penghuni panti sekaligus memberikan dukungan moril kepada pihak yayasan. Keduanya bertemu langsung dengan Suster Kepala, Sr. Marissa, CJD, serta berkoordinasi bersama masyarakat Kelurahan Naikoten I.

Dalam kunjungannya, Fernando Soares juga menyerahkan bantuan tunai kepada pihak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan awal bagi para korban terdampak kebakaran.

Tidak hanya itu, Fernando Soares langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT untuk menyiapkan tempat tinggal sementara bagi 19 anak penghuni panti. Pemerintah Provinsi NTT kemudian bergerak cepat dengan menyediakan tempat penampungan sementara di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi NTT di Naikoten.

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Provinsi NTT, Adrianus, membenarkan bahwa seluruh korban telah ditangani dan dipindahkan ke lokasi yang aman.

“Para korban, suster dan anak-anak sudah kami tampung di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi di Naikoten. Terima kasih Pak Wakil,” ujar Adrianus dalam keterangannya.

Fernando Soares mengatakan, langkah cepat tersebut dilakukan agar anak-anak panti tetap mendapatkan perlindungan dan tempat tinggal yang layak pascakebakaran.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak panti dan para pengurus. Yang paling utama, semua anak selamat dan tidak ada korban jiwa. Kami juga memastikan kebutuhan sementara mereka dapat tertangani,” ujar Fernando Soares di lokasi kejadian.

Warga sekitar tampak ikut membantu proses evakuasi dan pemadaman api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Hingga malam hari, situasi di area panti sudah mulai terkendali, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Musibah ini menjadi perhatian banyak pihak mengingat panti asuhan tersebut menampung anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan perhatian khusus. Pemerintah bersama masyarakat diharapkan dapat bergotong royong membantu pemulihan fasilitas panti agar aktivitas pengasuhan anak-anak dapat kembali berjalan normal.

Komentar Anda?

Related posts