Profesor Fred Benu Disorot: Ketua Senat Diduga Tak Netral di Suksesi Rektor Undana

  • Whatsapp
Ketua Senat, Profesor Fred Benu.

PORTALNTT.COM, KUPANG – Aroma ketidaknetralan dalam suksesi kepemimpinan Universitas Nusa Cendana (Undana) kian tercium tajam. Sorotan publik kini tertuju pada Ketua Senat Undana, Profesor Fred Benu, yang diduga mengambil langkah tidak etis dalam proses pemilihan rektor periode 2025-2029.

Sejumlah pihak menilai posisi strategis Ketua Senat semestinya menjadi penjaga marwah kampus, bukan justru ikut bermain dalam pusaran dukungan kandidat. Dugaan keberpihakan ini muncul setelah muncul indikasi komunikasi tertutup antara Fred Benu dan beberapa calon rektor tertentu.

“Senat adalah simbol netralitas. Jika Ketua Senat mulai memihak, maka proses demokrasi kampus ternodai,” kata salah satu dosen senior Undana yang enggan disebut namanya karena alasan keamanan, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, sebagai Ketua Senat, Prof Fred bahkan pernah menyatakan sikapnya untuk mendukung salah satu calon Rektor.

“Beliau pada satu kesempatan pernah mengatakan secara terbuka bahwa dirinya mendukung salah satu calon Rektor Undana. Dan ini bukan menjadi rahasia lagi,” tandasnya.

Ketidaknetralan ini, jika benar terbukti, bisa menjadi preseden buruk bagi tradisi akademik Undana yang selama ini dikenal menjunjung tinggi integritas dan meritokrasi. Bahkan, beberapa pihak menilai langkah ini berpotensi memicu konflik internal di tubuh kampus.

Hingga berita ini diturunkan, Profesor Fred Benu yang dihubungi belum menjawab dan memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi diharapkan segera memantau dinamika pemilihan rektor agar tidak dikendalikan kepentingan segelintir elit kampus.

Publik menunggu komitmen Undana untuk menjaga proses pemilihan yang bersih, transparan, dan bebas intervensi.

Suksesi rektor Undana, yang semestinya menjadi pesta akademik, kini berubah menjadi ajang sorotan tajam.

Pertanyaannya, akankah senat mampu membuktikan integritasnya, atau kampus terbesar di NTT ini terjebak dalam politik kampus yang kotor?

Untuk diketahui, ada 4 bakal calon Rektor Undana periode 2025–2029:

  1. Prof. Dr. Ir Jefri S. Bale, ST., M.Eng – Wakil Rektor IV
  2. Prof. Dr. Apris Adu, S.Pt., M.Kes – Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat
  3. Prof. Dr. Drs. Melkisedek Taneo, M.Si. – Dekan FKIP
  4. Dr. Hamzah H. Wulakada – Ketua Prodi S2 Ilmu Sosial.

Komentar Anda?

Related posts