Home / Daerah / Sempi Ndolu Bantah Pernyataan Pj Kades Busalangga Barat

Sempi Ndolu Bantah Pernyataan Pj Kades Busalangga Barat

1944 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Polemik lambatnya penyerahan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Busalangga Barat yang tak kunjung beres itu, kini berbuntut panjang.

Pasalnya, sesuai dengan hasil rapat bersama pada, Kamis (7/5/2020) lalu, antara Badan Permusyaratan Desa (BPD) Busalangga Barat bersama Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Busalangga Barat, Jamres E Mooynafi dan perwakilan masyarakat.

Salah satu hasil rapat adalah Pihak Desa diminta untuk tunjukan bukti kwitansi pengadaan material dan kwitansi pembayaran HOK (Hari Orang Kerja) dari Proyek Pembangunan Saluran Irigasi di Dusun di Dusun Fatubebelak, Desa Busalangga Barat, Kec. Rote Barat Laut, yang ternyata hingga detik ini masih belum bisa ditunjukan oleh Pj Kades.

Dalam Rapat tersebut, Pj Kades Busalangga Barat, Jamres R Mooynafi menjelaskan bahwa semua bukti kwitansi itu ada pada Sempi Ndolu, Mantan Kepala Urusan Perencanaan Desa Busalangga Barat. Namun hal itu dibantah oleh Sempi Ndolu yang waktu tidak hadiri rapat tersebut.

“Soal bukti kwitansi terkait proyek saluran irigasi yang dikelola oleh mantan Kaur Perencanaan (Sempi Ndolu) itu sampai hari ini dia belum serahkan bukti kwitansi tersebut,” jelas Jamres dalam Rapat tersebut.

Namun saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sempi Ndolu membenarkan dirinya yang kelola proyek itu, namun dia membantah pernyataan Pj Kades, bahwa semua kwitansi itu sudah diberikan kepada Pj Kades Busalangga Barat.

“Saya tidak hadiri rapat karena Mama saya sakit. Nanti mereka (peserta rapat) berurusan dengan saya. Mereka kalo bicara begitu, bicara di depan mata saya. Jangan bicara di belakang saya. Kwintansi HOK sudah lengkap dan ada di Kepala Desa,” tegas Sempi pada media ini.

Terkait dengan polemik ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab. Rote Ndao, Yames M.K Therik, SH menjelaskan bahwa pihak DPMD Rote Ndao sudah surati Bupati Rote Ndao agar memerintahkan pihak Inspektorat Kab. Rote Ndao untuk lakukan Pemeriksaan Khusus di Desa Busalangga Barat atas pengelolaan Dana Desanya.

“Kami sudah bersurat kepada Ibu Bupati guna permohonan pemeriksaan khusus oleh Inspektorat di Desa Busalangga Barat,” singkat Yames.

Untuk diketahui, Proyek Saluran Irigasi di Dusun Fatubebelak, Desa Busalangga Barat Tahun 2019 ini menelan biaya sebesar Rp, Rp, 215.008.000 yang bersumber dari Dana Desa. (Daniel Timu)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]