Sinergi Undana dan BI NTT, Program Kebanksentralan 2026 Cetak SDM Unggul dan Berkarakter

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) bersinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi memulai Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026, Rabu (15/4/2026). Perhelatan yang digelar secara hibrida ini melibatkan berbagai perguruan tinggi mitra di NTT, di antaranya Universitas Nusa Nipa, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Universitas Flores, dan Politeknik eLBajo Commodus.

Program strategis ini dirancang bukan sekadar sebagai bantuan finansial pendidikan, melainkan juga instrumen pembinaan karakter bagi mahasiswa. Para penerima manfaat nantinya akan dihimpun dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) untuk dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang berwawasan kebangsaan.

Kolaborasi Satu Dekade dan Fasilitas Riset Eksklusif

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Bank Indonesia yang telah mendampingi Undana selama lebih dari sepuluh tahun.

“Universitas merasa sangat terbantu dengan kesetiaan Bank Indonesia yang setiap tahun rutin memberikan bantuan dana pendidikan sekaligus berbagai pelatihan peningkatan kapasitas mahasiswa,” ungkap Dr. Siprianus.

Selain bantuan pendidikan, Undana menorehkan keunggulan tersendiri sebagai satu-satunya perguruan tinggi mitra di NTT yang memperoleh fasilitas dukungan penelitian. Fasilitas riset ini mencakup mahasiswa lintas jenjang, mulai dari Strata 1 (S1) hingga Strata 3 (S3).

Edukasi Kebanksentralan dan Keamanan Digital

Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, menegaskan bahwa fokus BI adalah membuka akses seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berkembang. Selain dana, aspek pemupukan soft skills menjadi prioritas utama.

Dalam kegiatan tersebut, tim Bank Indonesia memaparkan tiga pilar edukasi utama bagi mahasiswa:

  1. Peran Bank Sentral: Memahami tugas BI dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, dan stabilitas keuangan nasional.
  2. Program PEKA (Peduli, Kenali, Adukan):Edukasi perlindungan konsumen dalam transaksi digital, termasuk keamanan penggunaan QRIS untuk mencegah pencurian data.
  3. Kampanye CBP (Cinta, Bangga, Paham Rupiah): Menanamkan rasa nasionalisme melalui kecintaan terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Tahapan Seleksi dan Persyaratan

Untuk tahun anggaran 2026, tersedia kuota sebanyak 55 penerima bantuan pendidikan. Proses seleksi akan memasuki tahap wawancara daring yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 21 April 2026.

Calon peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administratif, antara lain:

  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (skala 4,00).
  • Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain.
  • Melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Melalui pendidikan kebanksentralan ini, Undana dan Bank Indonesia berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dan kepedulian sosial yang tinggi untuk membangun Nusa Tenggara Timur ke depan.

Komentar Anda?

Related posts