Ansy Lema Siap Perjuangkan Aspirasi dari Penyuluh Perikanan Di Rote Ndao

  • Whatsapp
banner 468x60

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Giat menjaring aspirasi masyarakat, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransiskus Lema, S.Ip, M.Si mengelar tatap muka secara virtual (Zoom Metting) bersama para Tenaga Pendamping Penyuluh Perikanan di Kab. Rote Ndao, Jumat (25/6/2021)

Politisi Muda yang adalah Anggota Komisi IV di DPR RI ini berdiskusi dengan para Penyuluh Perikanan di Rote Ndao, untuk mengetahui dan untuk membantu memperjuangkan keluhan-keluhan dari para Tenaga Penyuluh Perikanan di Rote Ndao.

Dalam diskusi virtual tersebut, Para penyuluh perikanan pun memanfaatkan momen itu untuk bisa menyampaikan aspirasi mereka pada Sang Wakil Rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Dihadapan Ansy Lema, seorang penyuluh perikanan Rote Ndao, yakni Demsy Henuk menyampaikan beberapa hal, yakni terkait dengan Registrasi Kartu Nelayan yang terkendala oleh jaringan online yang lelet, juga adanya pemekaran desa dan kecamatan yang membuat para Nelayan di Rote belum terdata dalam aplikasi KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan).

Selain itu, Demsy juga menjelaskan terkait keadaan mereka sebagai Tenaga penyuluh perikanan yang nasibnya masih tergantung-gantung oleh pemerintah karena tidak ada pengangkatan terhadap mereka menjadi PNS/ASN. Apalagi banyak dari mereka yang usianya sudah diatas batas usia CPNS.

Juga seorang penyuluh lainnya, yakni Pak Mesri pun menyampaikan pada Ansy Lema untuk turut perjuangkan bantuan bagi para Nelayan di Rote yang perahunya dan rumput lautnya rusak akibat badai Seroja pada bulan Maret lalu.

Mesri juga meminta Ansy Lema untuk bantu memperjuangkan ganti rugi bagi para Nelayan Rote yang usaha rumput lautnya rusak akibat tumpahan minyak Montara yang sudah hampir 12 tahun ini terabaikan oleh pemerintah Australia dan perusahaan PTTEP (PTT Exploration and Production Public Company Limited) untuk membayar ganti rugi.

Menanggapi semua keluhan-keluhan tersebut, Ansy Lema menyampaikan bahwa dirinya tetap perjuangkan semua keluhan itu di parlemen. Ansy menyatakan akan terus-menerus perjuangan hal tersebut pada pemerintah.

“Bagaimana mungkin Petani, peternak dan Nelayan yang adalah masyarakat kecil itu kita masih minta uang jutaan rupiah ke mereka untuk membuat akta notaris? Tentu mereka akan kesulitan. Kami anggota di Komisi IV berkali-kali suarakan ini pada Kementerian KKP, juga Kementerian Pertanian serta Kementerian Lingkungan Hidup untuk perhatikan hal ini,” ungkap Ansy Lema, Anggota Komisi IV DPR RI.

“Kalo mau bangun NTT, pertama-tama bangun 3 sektor ini ; Nelayan, Tani dan Ternak (NTT). Pariwisata juga aset NTT, Tapi 3 sektor itu yang utama. Karena kalau orang (wisatawan) ke NTT, nanti kebutuhan daging, sayur dan buah-buahan juga ikan harus dari NTT, jangan ambil dari luar NTT lagi,” ujar Ansy Lema, menjelaskan.

Ansy juga sangat mengharapkan agar Fraksi PDI Perjuangan Rote Ndao juga senantiasa berkolaborasi dan membangun kerja sama yang baik bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam Melayani masyarakat. Karena itulah tugas sesungguhnya kita semua sebagai pelayan masyarakat.

Hadir dalam diskusi virtual tersebut, Ketua DPC. PDI Perjuangan Kab. Rote Ndao, Denison Moy, ST yang juga adalah ketua Fraksi PDI Perjuangan Rote Ndao itu juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi diskusi virtual yang digelar oleh Ansy Lema.

“Kami sangat berterimakasih pada Pak Ansy Lema yang selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat Rote Ndao, dan sudah memberikan banyak bukti dengan adanya banyak bantuan alat pertanian dan juga alat tangkap ikan. Juga sudah digelar pelatihan pengolahan ikan, Dimana semua itu atas kerja sama Pak Ansy bersama Kementerian terkait. Kami sangat mensyukuri itu semua,” ungkap Deni Moy.

Deni Moy juga menyampaikan bahwa pihaknya di Fraksi PDI Perjuangan Kab. Rote Ndao akan tetap bersinergi dengan pemerintah daerah Rote Ndao dalam memberikan pelayanan kepada rakyat.

Sementara itu, Kadis Kelautan dan Perikanan Kab. Rote Ndao, yakni Jusup B Messakh, S.Pd juga sangat berharap agar Ansy Lema juga perjuangkan kesejahteraan para Tenaga Penyuluh Perikanan Di Rote Ndao yang sangat membutuhkan kendaraan dinas.

Turut hadir dalam Diskusi Virtual tersebut 11 orang Tenaga Penyuluh Perikanan Kab. Rote Ndao, bersama Kadis Kelautan dan Perikanan Rote Ndao, bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Rote Ndao.

Penulis: Daniel Timu
Editor: Jefri Tapobali

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60