Home / Daerah / Bank NTT Bantu 10 Unit Sensor Kepada Karang Taruna Untuk Buka Akses Jalan di Kota Kupang

Bank NTT Bantu 10 Unit Sensor Kepada Karang Taruna Untuk Buka Akses Jalan di Kota Kupang

197 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Akibat curah hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kota Kupang, pada Minggu (4/4/2021) dini hari, menyebabkan banyak pohon tumbang, rumah warga dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Di beberapa tempat akses jalan lumpuh total karena di badan jalan terdapat pohon-pohon besar yang tumbang. Kurangnya ketiadaan alat menyebabkan warga tidak bisa berbuat apa-apa.

Melihat kondisi yang terjadi, Bank NTT sebagai bank daerah kebanggaan masyarakat NTT bertindak cepat membantu memulihkan kondisi yang terjadi.

Bertempat di kantor Pusat Bank NTT, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, didampingi Direktur umum Bank NTT, Johanis Umbu Landu Praing, Direktur kepatuhan, Hilarius Minggu, Direktur kredit Stefan Messakh, dan kepala divisi Rencorsec Bank NTT Endri Wardono, menyerahkan bantuan 10 buah alat sensor kepada Karang Taruna Kota Kupang.

Bantuan ini diterima langsung oleh Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau, didampingi ketua Karang Taruna Kelurahan Penfui, Jefri Tapobali, Ketua Karang Taruna Oebufu, Valen Haning dan sekretaris Karang Taruna Kota Kupang.

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, bantuan ini adalah bentuk kepedulian Bank NTT atas situasi bencana yang terjadi di Kota Kupang.

“Sesuai dengan moto Bank NTT, melayani lebih sungguh kami saat ini menyerahkan bantuan 10 alat sensor kepada Karang Taruna Kota Kupang agar para pemuda bersama masyarkat dapat memanfaatkan alat ini untuk membantu membuka akses jalan yang tertutup akibat tertutup pohon-pohon yang tumbang ke badan jalan,” ungkap Dirut Bank NTT yang akrab disapa Alex Riwu Kaho pada media ini, Rabu (7/4/2021) pagi.

Alex Riwu Kaho berharap situasi pasca bencana bisa segera cepat pulih sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas.

“Kita memberikan rangsangan terhadap semua pihak sehingga bisa sama-sama memulihkan kembali keadaan yang terdampak badai dan bencana,” tandasnya.

Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau mengucapkan terima kasih kepada Bank NTT yang tanggap terhadap situasi di masyarakat pasca badai yang terjadi.

Stenly menjelaskan, Karang Taruna hadir untuk membantu mengatasi masalah sosial kemasyarakatan yang terjadi.

“Terima kasih Bank NTT karena mempercayakan kami Karang Taruna untuk membantu masyarakat membuka kembali akses-akses jalan yang sempat tertutup karena badai kemarin,” ungkap Stenly.

Menurut Stenly, setelah menerima alat sensor ini, karang Taruna melalui tim Brigade Lima akan memetakan daerah-daerah mana yang perlu didahulukan.

“Kita akan fokus utama pada jalan-jalan provinsi. Selanjutnya kita masuk ke jalan-jalan lingkungan. Jika semua akses sudah terbuka baru kami akan menyisir ke rumah-rumah warga,” tandas Stenly.

Ia juga berharap kemitraan yang telah terjalin ini dapat berlanjut terus di waktu yang akan datang.

“Saat ini Kota Kupang masih saja berada pada masalah yang sama yaitu penyakit Demam Berdarah. Kami membutuhkan bantuan alat Foging jika bisa Bank NTT membantu memfasilitasi kami dengan alat foging. Sebelumnya kami sudah melakukan foging di 3 kelurahan dan alat itu merupakan milik dinas kesehatan kota Kupang,” jelasnya.

Karang Taruna Buka Posko Pengaduan

Koordinator Lapangan, tim Brigade Lima, Jefri Tapobali mengatakan Karang Taruna akan membuka posko pengaduan di Oepura.

“Bagi seluruh warga Kota Kupang bisa menyampaikan pengaduan dan informasi di daerah-daerah mana yang butuh penaganan sehingga tim Brigade Lima akan turun ke lokasi dan membantu mengatasi persoalan yang terjadi di sana,” ungkap Tapobali.

Selain itu kata Tapobali, Tim Brigade Lima akan membangun koordinasi dengan para Lurah agar menghimbau masyarakat untuk bersama-sama membantu membuka akses jalan yang terhambat.

“Kami juga harapkan dukungan dari semua pihak untuk sama-sama membantu kami menyelesaikan persoalan ini sehingga akses masyarakat bisa kembali normal,” imbuh ketua Karang Taruna Adisucipto Kelurahan Penfui ini.

Untuk diketahui, sejak tanggal 5 April 2021 Bank NTT juga telah membuka Nomor Rekening untuk mengumpulkan donasi bagi korban bencana di seluruh wilayah NTT melalui nomor rekening: 1000742078 atas nama BANK NTT PEDULI. (Red)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]