PORTALNTT.COM, KUPANG – Musibah banjir bandang yang melanda lima desa yakni Maukeli, Lokalabi, Aewae, Lodaolo, dan Wolokisa Kabupaten Nagekeo beberapa waktu lalu menyisakan duka mendalam bagi ratusan warga. Rumah, lahan pertanian, hingga harta benda mereka luluh lantak diterjang air bah.
Di tengah kesedihan itu, uluran tangan datang dari Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT, Fernando Jose Lemos Osorio Soares, yang menyampaikan duka cita sekaligus menyalurkan bantuan.
Fernando menyerahkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.
“Duka yang dialami masyarakat Nagekeo adalah duka kita semua. kami bukan hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian,” ungkap Fernando wakil ketua DPRD NTT dengan nada haru, Rabu (10/9/2025).
Menurut Fernando Soares, Gerindra telah menginstruksikan pengurus DPC Gerindra Kabupaten Nagekeo untuk turun langsung ke masyarakat menyalurkan bantuan.
“Saya sudah perintahkan Wakil Ketua DPRD Nagekeo Yohanes Siga dari Gerindra, dan pengurus DPC Gerindra Nagekeo untuk turun langsung menyalurkan bantuan,” tegasnya.
Fernando menegaskan bahwa upaya pemulihan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan gotong royong semua pihak.
Ia berharap solidaritas masyarakat tetap terjaga, sehingga warga terdampak bisa segera bangkit dan kembali menjalani hidup dengan normal.
“Bencana boleh merenggut harta benda, tapi jangan sampai merenggut harapan. Kita akan terus berjuang bersama,” pungkasnya.
Informasi sementara menyebutkan empat orang meninggal dunia dan empat orang hilang masih dalam pencarian tim di lapangan. Namun, pendataan jumlah pengungsi dan kerusakan rumah belum bisa dilakukan secara detail karena jaringan komunikasi dan listrik masih terputus.
Jumlah korban tewas itu merupakan data per pukul 07.00 WIB tadi. BNPB menyatakan ada 30 orang warga yang mengungsi dan 18 desa terdampak banjir bandang itu.







